Mengatasi Mesin Mobil Panas atau Overheat
Informasi Otomotif

Cara Mengatasi Mesin Mobil Yang Terlalu Panas Atau Overheat

Kendaraan masa kini dirancang dengan motor yang menghasilkan panas dalam jumlah besar. Setiap kali Anda mengendarai mobil, radiator mentransfer panas dari mesin menggunakan pertukaran panas termal, yang mencegah kendaraan dari panas berlebih.

 

Tetapi agar radiator mobil berfungsi dengan baik, radiator mobil harus memiliki cairan pendingin dalam jumlah yang cukup yang mengalir melalui intinya. Jika tidak ada cukup cairan radiator (pendingin), atau rusak, mesin mobil Anda akan terlalu panas. Jika radiator mobil Anda rusak, pastikan Anda tahu persis apa yang harus dilakukan.

 

Lalu Apa yang Harus Dilakukan Saat Mobil Anda Mulai Terlalu Panas atau Overheat :

 

  • Dinginkan Mesin

Langkah pertama yang mesti dilakukan saat mobil baru saja kepanasan ialah, untuk berhenti sejenak untuk mendinginkan mesin terlebih dulu. Karena mencoba mengendarainya lebih jauh dapat berisiko merusak mesin.

 

Anda tidak boleh mengendarai mobil yang terlalu panas karena mesinnya (dan komponen bagian dalam penting lainnya) dapat mengalami kerusakan yang tidak dapat dibatalkan. Ini juga bisa berbahaya bagi Anda dan siapa pun di dalam atau di sekitar kendaraan. Misalnya, head gasket bisa meledak, suku cadang mesin bisa meleleh, dan asap bisa menumpuk dalam jumlah besar.

 

Jadi, hal pertama yang harus dilakukan ketika Anda menyadari bahwa mobil Anda terlalu panas adalah menepi ke bagian jalan yang aman. Dianjurkan untuk mencoba masuk ke lingkungan atau tempat parkir jika ada di sana saat ini; jika tidak, cari saja permukaan datar di sisi jalan. Istihat sjenak sambil menunggu mesin dingin.

 

  • Periksa Radiator

Setelah Anda menepi dan mematikan mesin, pastikan untuk menyalakan bahaya Anda untuk memberi tahu orang-orang tentang posisi Anda. Ini sangat penting di malam hari. Biarkan semua lampu mobil menyala di malam hari jika Anda pernah menepi di tepi jalan. Banyak orang melakukan kesalahan dengan membuka tudung mereka segera dan menyentuh tutup radiator.

 

Ini adalah kesalahan besar! Mesin mobil dan radiator akan menjadi sangat panas dan dapat menyebabkan luka bakar derajat dua dan tiga. Selalu biarkan kendaraan Anda mendingin setidaknya selama lima belas menit, tergantung pada jumlah waktu yang dihabiskan sebelum kerusakan. Dengan cara ini Anda dapat melindungi diri Anda dari kecelakaan dan cedera.

 

  • Periksa Kebocoran Pada Mesin

Saat kendaraan telah benar-benar dingin, periksa sekeliling dan di bawahnya apakah ada tanda-tanda kebocoran. Hal ini dapat menunjukkan berbagai macam masalah, dari radiator retak hingga selang radiator yang rusak. Jika tidak ada tanda-tanda kebocoran, periksa oli.

 

Lepaskan tongkat celup dan konsentrasikan pada warnanya. Jika warnanya coklat tua dan terlihat seperti lumpur, ini berarti cairan pendingin mungkin merembes ke dalam mesin. Hal ini dapat terjadi akibat gasket kepala yang pecah atau blok mesin yang retak. Meskipun oli terlihat normal, kerusakan ini mungkin masih menjadi masalah utama.

 

  • Hubungi Mekanik

Hal terbaik untuk dilakukan dalam situasi seperti ini adalah menelepon bengkel setelah mobil Anda menepi. Mereka adalah profesional yang dapat secara akurat mendiagnosis masalah di balik kendaraan Anda yang terlalu panas.

 

Ketika antibeku dan pendingin bukan jawabannya, percayakan teknisi perbaikan otomatis berlisensi untuk mencari tahu untuk Anda. Gunakan direktori untuk menghubungi layanan derek yang dapat mengangkut kendaraan Anda langsung ke bengkel mobil, dan memberikan tumpangan ke bengkel.

 

Perlu di ingat bila Anda tidak memahami tentang kerusakan mobil,atau Overheat jangan langsung menyiram mesin mobil menggunakan air, sangat disarankan untuk meminta bantuan dari orang terdekat agar bisa dijemput di lokasi Anda yang dalam keadaan mobil bermasalah. Nah itulah langkah yang bisa dilakukan bila Anda mengalami mesin mobil yang terlalu panas. Semoga bermanfaat.