Ingin Motor Bekas Kamu Cepat Laku dengan Harga Tinggi? Ikuti Trik Ini

Tips Trik

Tiap harinya, ribuan sepeda motor diiklankan di berbagai media, baik jejaring sosial, cetak, sejumlah lapak penjualan motor. Dari sekian banyak sepeda motor, tentu kamu akan mengalami kesulitan untuk melakukan penjualan, terlebih pesaing kamu sangat banyak. Agar motor kamu terlihat menonjol, tentu diperlukan beberapa cara agar motor dapat cepat terjual. Apa saja? Berikut tips-tipsnya seperti dilansir Motorbike.com:

  • Cek dan persiapkan motor kamu dengan baik

Titik awal adalah mengecek sepeda motor kamu. Apakah motor dalam keadaan baik? Apakah semua bekerja dengan baik? Apakah ada masalah yang mengganggu? Semua hal-hal tersebut tentu patut kamu ketahui. Bila perlu lakukan perbaikan. Tugas selanjutnya adalah melakukan bersih-bersih motor agar terlihat menarik dan dapat menolong tampilan kendaraan. Sebab, motor yang dijual dalam keadaan kotor, kecil kemungkinan akan dibeli calon konsumen. Tak cuma mencuci, kamu juga bisa melakukan sedikit polesan di sana-sini yang meliputi bagian bodi motor, velg, lampu, hingga ban. Perhatikan kelengkapan dokumen-dokumen motor, nomor rangka dan mesin juga harus jelas. Calon pembeli biasanya sangat memperhatikan kelengkapan dan keasliannya. Motor yang punya riwayat servis rutin di bengkel resmi harga jualnya bisa lebih mahal dibandingkan yang tidak. Karena itu buku jadwal servis juga lumayan memiliki pengaruh lho.

  • Tidak boleh asal, perhatikan cara mematok harga

Kamu akan bersaing dengan ribuan penjual sepeda motor lain, penetapan harga merupakan langkah yang terbilang penting. Jangan sampai motor kamu memiliki harga yang terlalu tinggi, atau terlalu rendah. Cara terbaik untuk menetapkan harga motor, yakni melihat harga pasaran motor sejenis yang sama dengan kendaraan kamu. Jika sudah didapat, tinggal kamu yang menentukan. Jika kamu butuh uang segera, kamu bisa menurunkan sedikit harga motor dari pasaran. Tetapi jika ingin jual santai pertahankan agar sesuai dengan harga yang kamu inginkan. Apalagi jika motor kamu dalam keadaan mulus. Sebagai gambaran, sepeda motor bekas untuk tahun pertama, harga sepeda motor pasti turun antara 10-15 persen. Tahun berikutnya tinggal mengurangi Rp 1 juta lagi. Lebih jelasnya, misalnya harga sebuah motor baru Rp14.8 juta. Jika dijual tahun depan (2019), akan menyusut 10-15 persen, atau maksimal Rp 2,2 juta (15 persen), atau menjadi 12,5 juta. Dijual tahun 2020, dikurangi Rp 1 juta lagi menjadi sekitar Rp 11,5 juta, begitu seterusnya.

  • Strategi pemasaran yang menarik

Pertama, kamu harus memutuskan di mana akan memasang iklannya untuk dijual? Bisa melalui koran lokal, situs lapak online, atau memajangnya di dekat jalan. Tetapi, karena jagad maya saat ini tengah berkembang pesat, sebaiknya kamu melakukan penjualan di internet. Untuk menarik pengunjung, kamu bisa lengkapi dengan sejumlah foto dengan kualitas gambar baik. Usahakan ambil beberapa gambar dengan sudut yang berbeda-beda, sehingga calon konsumen dapat secara detil mengetahui kondisi tampilan motor kamu. Berdasarkan survei, orang melakukan pembelian motor bekas lebih tertarik dengan penjual yang menampilkan banyak foto, sehingga dapat menghilangkan rasa penasaran mereka. Selain itu, kamu juga bisa memberikan keterangan lengkap, mulai dari spesifikasi, angka odometer, riwayat motor, hingga masalah pada motor tersebut. Itu akan menarik minat calon konsumen karena sifatnya mereka membutuhkan informasi yang banyak. Jangan coba untuk menyembunyikan masalah. Sebab, dipastikan calon konsumen akan kecewa dengan kebohongan kamu.

  • Berurusan dengan pembeli

Hati-hatilah saat calon konsumen meminta test ride. Apalagi kalau harga belum cocok. Khawatir bisa jadi hanya sebuah modus pencurian motor agar motor bisa dibawa keluar dan motor kamu dibawa kabur. Setidaknya harus ada jaminan motor kamu dites sebelum tindakan buruk seperti pencurian dapat dihindari. Selamat menjual motor kamu dengan harga tinggi!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *