Gejala Kerusakan Pada Transmisi Mobil dan Solusi Mengatasinya

Tools

Selain melihat dari segi mesin atau penggunaan bahan bakar, maka mobil juga bisa dilihat dari sistem transmisinya, yaitu ada jenis yang otomatis dan juga jenis transmisi manual. Transmisi ini sendiri dikenal sebagai bagian yang memiliki fungsi untuk meneruskan tenaga ke bagian roda. Cepat dan juga lambatnya sangat bergantung pada penggunaan transmisi tersebut. Antara mobil jenis matic dengan mobil manual maka bagian yang menjadi pembeda salah satunya memang terletak di sistem transmisi atau perpindahan tenaga ini. Ketika tidak melakukan perawatan yang tepat maka akan membuat transmisi mengalami masalah. 

Umumnya transmisi secara otomatis memang jauh lebih mudah dijalankan dibandingkan dengan transmisi manual, sejalan dengan hal tersebut harga mobil jenis ini juga lebih mahal. Sesuai dengan kualitas yang didapatkan oleh konsumen. Hendaknya patut untuk diketahui juga bahwa transmisi manual ini paling sering mengalami masalah, salah satunya dikarenakan oleh faktor usia kendaraan yang sudah terbilang lama atau tua, sehingga menyebabkannya mulai sulit untuk dioperasikan.

Kerusakan pada bagian transmisi ini umumnya bisa ditandai dari performa kendaraan yang mulai mengalami penurunan, adapun beberapa gejala yang sering ditunjukkan dan beberapa cara mudah mengatasi masalah pada transmisi, diantaranya adalah:

  1. Telat dalam merespon, suatu ketika pastinya Anda pernah melalui tanjakan namun ketika pedal gas di injak mesin mobil hanya menderu saja, tidak langsung merespon dengan bergerak cepat. Kondisi yang satu ini dikenal juga se bagai telat merespon, umumnya gejala yang paling sering terjadi berhubungan dengan masalah pada transmisi tersebut. Untuk solusinya bisa dengan mengganti kopling kendaraan menggunakan yang baru, penggantian umumnya mudah dan bisa dilakukan sendiri di rumah.
  2. Muncul suara dengungan, pada saat dipakai mobil memunculkan suara dengungan yang berasal dari bagian transmisi, padahal saat itu gas atau pedal tidak sedang ditekan, suara dengungan tersebut umumnya akan bertambah kian keras hingga diiringi dengan bunyi layaknya ketukan pada mesin. Kondisi tersebut akan terjadi ketika antara satu komponen dengan komponen yang lainnya saling berbenturan karena oli yang dipakai kurang kuat. Solusi mengatasinya mudah yaitu dengan mengisi oli hingga volume maksimum.
  3. Cairan transmisi bocor, oli keluar kemana-mana, ini juga bisa mengindikasikan masalah pada bagian transmisi, karena berhubungan dengan suara-suara degungan hingga ketukan. Jika sampai terjadi masalah yang satu ini maka solusi untuk mengatasinya adalah dengan mengganti bagian baru yang berlubang. Biasanya memakan biaya yang agak mahal, ganti langsung ke bengkel.
  4. Muncul bau terbakar, kondisi ini disebabkan karena oli atau pelumas sudah benar-benar habis, sehingga salah gejalanya secara otomatis mobil akan memanas, membuat aroma menjadi seperti terbakar, hati-hati karena bisa jadi bertambah parah, segera isi ulang cairan pelumas tersebut hingga penuh.

Gejala-gejala tersebut patut untuk dideteksi agar bisa segera diatasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *