4 Alasan yang Menyadarkan Anda Supaya Tidak Berlebihan dalam Memilih Mobil

Tips Trik

Ada banyak pilihan mobil di pasaran, dan umumnya orang akan mencari model terbaru yang baru dirilis oleh vendornya. Beberapa orang bahkan membeli mobil bukan untuk alasan praktis melainkan menjaga gengsi terlebih ketika punya keinginan bersaing dengan tetangga. Apakah Anda merasa demikian? Apapun alasan yang mendasari keinginan untuk membeli mobil baiknya disesuaikan dengan posisi Anda, tidak harus bersaing dan tidak harus mengambil yang termahal dan termewah. Melainkan memastikan mobil tersebut pas dengan budget dan kebutuhan.

Kalau Anda sudah mapan secara finansial, biasanya belanja barang baru meski mahal bukan lagi masalah. Namun bisa jadi kondisi saat ini tidak mendukung untuk sifat tersebut, terlebih untuk membeli mobil. Sekian alasan ini membuat Anda sadar tidak perlu mantapkan standar tinggi dalam membeli mobil:

  • Mobil terbaik adalah yang bisa dipakai jangka panjang,

Kalau Anda berusaha menyaingi tetangga dalam membeli mobil maka biasanya akan mengambil yang lebih mahal, lebih mewah, dan lebih-lebih yang lainnya. Baiknya tidak perlu menuruti nafsu seperti ini sebab mobil terbaik adalah yang bisa dipakai jangka panjang, jadi jangan mengedepankan gengsi.

  • Sebagus dan semahal apapun akan menjadi rongsokan,

Umur mobil ternyata memiliki batasan, tidak seperti rumah yang kalau rusak bisa direnovasi dan ketika dijual laku lebih mahal dibanding saat dibeli. Urusan mobil malah berkebalikan dengan aset berupa properti tersebut, karena semakin bertambah umurnya semakin tidak menarik. Performanya akan menurun dan kalau dijual dijamin lebih murah apalagi kalau umurnya sudah lima tahun ke atas. Maka untuk apa membeli terlalu mahal kalau pada akhirnya menjadi rongsokan juga?

  • Aset yang mengalami penurunan nilai,

Sudah disinggung sebelumnya bahwa mobil bukanlah aset menarik dan menguntungkan seperti properti jenis apapun. Mobil memiliki karakter mengalami penurunan nilai setiap tahunya, sehingga semakin tua semakin murah kalau dijual. Biaya perawatan dan operasionalnya pun akan semakin membengkak sehingga tidak harus berkeras memilih mobil termewah ataupun termahal. Sebab meski baru dipakai beberapa jam pun kalau dijual lagi akan jatuh harganya, karena sudah masuk golongan mobil bekas.

  • Biaya operasionalnya lebih tinggi dibanding banderol harganya,

Perlu disadari dan diketahui bahwa untuk kepemilikan mobil maka biaya operasional sehari-hari ternyata lebih mahal ketimbang harga ketika mobil ini dibeli. Fakta ini tentu sudah disadari oleh beberapa orang karena memang perlu hidup lebih hemat ketika mobil sudah terparkir di garasi. Meskipun dibeli secara tunai, karena harus fokus menabung untuk biaya service rutin, ganti onderdil, pajak, masuk pintu tol, parkir, dan lain sebagainya. Jangan sampai menjaga gengsi kalau nantinya tidak sanggup menambal biaya operasionalnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *